Saturday, May 20, 2017

Wanita Dan Bunga

Assalamualaikum..

Sudah lama kiranya saya tidak menulis di teratak bisu ini. Hanya jiwa yang membacanya akan tahu rasa yang ada di sini.

Minggu lepas, saya baru sahaja selesai menjaga peperiksaan anak-anak kecil. InshaaAllah, minggu depan akan ada ujian hafazan pula.

Teringat anak-anak murid yang umurnya sekitar 4 hingga 6 tahun, hatiku terdetik. Bagaimanakah agaknya mereka bakal menghadapi usia-usia seterusnya? Adakah seperti kita? Seperti saya atau seperti orang lain?

Yang pastinya doa saya selalu ada untuk mereka.

Wanita persis bunga yang kembang. Setiap bunga ada wangiannya tersendiri. Begitulah wanita. Ada kelebihan dalam personaliti masing-masing.

Ada bunga hidup kembang di dalam taman, namun tidak lama. Seperti mawar berduri. Ada bunga indah di permukaan tasik, seperti teratai. Teguh di celahan daun. Namun siapa yang tahu, daunnya itu menjadi tempat persinggahan sang katak.

Hakikatnya wanita itu terlalu setia dan inginkan kasih sayang. Malu untuk memperlihatkan manjanya di hadapan orang.

Saat saya beriadah bersama sahabat di taman rekreasi berdekatan rumah saya, bunga-bunga yang terlalu mekar menggamit perasaan saya sebagai wanita.

Mungkin itu makna bunga yang Allah ciptakan. Semestinya apa sahaja yang Allah ciptakan bukanlah perkara mainan dan sia-sia. Allah menciptakan semua ini ada maksudnya, dan manusia yang berakal harus mentafsirnya mengikut alquran dan assunnah.

Wanita, dirimu lebih berharga daripada segalanya. Lebih indah daripada bidadari jika dirimu benar-benar mentaati Allah. Dirimu yang menjadi peneguh hati suami dan anak-anak.

Andai hati rapuh, siapa akan meneguhkannya? Maka kembalilah pada Allah Yang Maha Mendengar isi hati hamba-hamba-Nya. Dia tahu jiwa insan, kerana Dialah Pencipta kita.

Sekian, coretan untuk hari ini. Moga ada isi untuk dikutip, ada cebis hikmah untuk disimpan.

Wassalam.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...