Sunday, July 15, 2012

Rapuh


Detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka, tangis dan tawa
tergores bagai lukisan

seribu mimpi berjuta sepi
 hadir bagai teman sejati
di antara belahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepada-Mu
yang terindah dalam hidupku

Meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepada-Mu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah pada-Mu

Maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintai-Mu
dalam dada kuharap hanya
diri-Mu yang bertakhta

Detik waktu terus berlalu
semua berakhir pada-Mu


Terkadang rapuh dalam berjuang
hilang dalam gelapnya malam
hati hancur berderai tanpa sedar
air mata lantas menitis saat mula kembali
ampunkanku Ya Allah..

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...